DUNGTUBE: StopMotion Kesempurnaan Cinta Rizky Febian
Hopla! Nggak kerasa sudah ganti tahun. Siapa yang tadi malam
ngerayain tahun baru hayuh? Nah kalau kamu ngerayain tahun baru, mau nggak
bantuin aku? Jadi ceritanya gini, aku dapat tugas fotografi human interest yang
temanya semarak tahun baru 2016. Ya ampun liburan masih saja dikasih tugas?
Maklum, namanya juga mahasiswa, hiks. Niatnya sih sore harinya aku mau ambil
foto tapi ternyata kameranya di bawa Bapak ke Batang. Terus aku pinjam kamera
di temennya La, niatnya malam tahun baru aku mau keluar, berburu foto buat
tugas mata kuliah fotografi, eh ternyata aku malah nggak dibolehin keluar sama
Ibu. And finally, aku cuma dirumah, nggak kemana-mana. Sempat kesel juga sih,
tapi ya mau gimana lagi. La sudah baik banget mau minjamin aku kamera ke
temennya, mau motretin juga malah, tapi nggak aku bolehin. Alasannya? Ada deeh.
Nah berhubung aku malam tahun baru cuma dirumah dan nggak menghasilkan foto
apapun, mau nggak bagi foto tahun baru kalian? Kirim saja ke email aku: nabilainas3@gmail.com. Semoga perbuatan
baik kamu mendapat balasan yang setimpal. Amin. Huwah lu modus banget sih, Bil? Sudahlah lupakan masalah tugas foto itu, kali aja tetap ada yang mau
bantuin. Plaak!
![]() |
| sumber |
Apa yang kamu rencanakan di tahun 2016? Apa kamu sudah
menyiapkan revolusi di tahun ini? Apa yang akan kamu berikan untuk tahun 2016?
Sudah berapa lama kamu hidup dan kamu masih gini-gini saja? Hey guys, let’s
move! Move! Huwah sok ‘iyee’ banget ya. Padahal aku sendiri juga belum tahu apa
yang mau dilakuin di tahun ini. Tapi yang pasti, aku akan berusaha menjadi
lebih baik di tahun ini. Dan tentu saja, lanjut ngejar mimpi aku yang kayaknya
jauuh banget, sejauh jarak diantara kita. Tapi aku yakin bisa mencapai itu, yah
meskipun kayak yang tadi aku bilang, jauh banget dan kayaknya bakal lama, hiks.
Aku tulis mimpi-mimpi dan tujuan yang pengin aku capai, namanya ‘Progress
Semangat’. Di tahun 2015, aku sudah berhasil mencapai beberapa terget kecil,
jadi di dalam Progress Semangat ada beberapa yang sudah aku coret sebagai tanda
kalau target itu sudah berhasil di capai. Meskipun sudah ada yang tercapai,
tapi rasanya kurang puas karena itu cuma target-target kecil. Yah, manusia
memang nggak ada puasnya ya. Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.
Yosh! Aku percaya aku bisa capai target dan mimpi-mimpi aku. So, akankah 2016
lebih baik dari tahun yang lalu? Cukup sekian paragraf sok bijaksananya, mari
kembali ke wujud asli.
![]() |
| sumber |
Wahai para pemuda dan pemudi, ini sudah tahun 2016 loh, dan kamu
masih saja jomblo? Hahaha SAMA! Yup akhir-akhir ini mulai bermunculan kata-kata
yang mengaitkan tahun baru dengan status jomblo. Ya ampun, apa salah para
jomblo di muka bumi ini? Mengapa semua ini harus terjadi kepada para jomblo?
Hooh nggak habis pikir ya. Tapi jangan khawatir, semua akan jomblo pada
waktunya kok. Dan aku cukup menikmati kehidupan sebagai jomblo, masih betah
jadi jomblo juga sih. Sebenernya aku nulis ini karena aku lagi bete. Bulan
Desember-Januari kan filmnya lagi bagus-bagus, aku pengin nonton, mumpung ada
yang ngajak gitu, sekalian temu kangen karena sudah lama nggak ketemu tapi
lagi-lagi nggak dibolehin sama Ibu. “Yah, mungkin Ibu punya alasan tersendiri,
positif thinking saja”, gitu kata temenku. Ah, ya sudahlah gitu intinya. Nggak tahu
ini nge-post apaan. Ah jadi pengin ngemil kalo gini. Sudah ah, makasih sudah
baca post absurd ini. Aku cintaaa kaliaaannn semuuua. Plaak!
Yuhuuu~ sekarang aku sudah jadi
mahasiswi loh. Cihee~ mahasiswi baru. Nah sebagai mahasiswi baru, tentu saja
banyak hal-hal baru yang aku dapatkan di jenjang perkuliahan. Dan buat
kamu-kamu yang belum ngerasain yang namanya kuliah, jangan harap selama kuliah
kamu ngalamin kejadian-kejadian penuh drama kayak di sinetron atau FTV. Beneran
deh. Sebelum aku kuliah, ekspetasi aku itu “Wah, bentar lagi kuliah. Pasti
asyik nih, bisa lebih bebas dibandingin sama sekolah.” Dan ternyata apa
kenyataannya? Setelah aku kuliah aku baru tahu kalau kuliah itu nggak seenak
yang di sinetron atau FTV. Kenapa sih
televisi Indonesia dipenuhi oleh sinetron?
Kenapa ekspetasi kuliah nggak
sesuai dengan kenyataan? Nih aku kasih
tahu yah.
1.
Ekspetasi: Kuliah itu bebas, nggak perlu
berangkat pagi, nggak perlu pakai seragam.
Realita: Seminggu aku berangkat selama 5 hari, sama saja kayak sekolah kan? Dan selama 4
hari aku dapat jadwal kuliah pagi. So, tetap aja aku harus berangkat pagi, yah
meskipun nggak sepagi waktu masih sekolah. Kuliah nggak sebebas yang
dibayangkan. Tiap dosen memiliki peraturan masing-masing dan aku sebagai
mahasiswi tentu saja harus mematuhinya. Dan meskipun kuliah nggak pakai
seragam, tetap saja ada aturan harus menggunakan kemeja/kaos yang berkerah.
2.
Ekspetasi: Kalau telat nggak masalah, bisa titip
absen sama temen.
Realita: Nggak
tahu kenapa aku sering banget berangkat pas waktunya udah mepet. Jadi tiap hari
pasti gugup. Ruang kelasku ada di lantai 4 dan kampusku nggak ada lift-nya.
Alhasil aku harus naik tangga sampai lantai 4. Kebayang kan pegelnya? Dan
lupain deh kalau kamu mau jadi mahasiswa siluman yang kerjanya cuma titip tanda
tangan kehadiran sama temen. Mendingan jadi mahasiswa baik-baik saja, kalau
memang nggak bisa hadir ya tinggal ijin sama dosennya, aman kan? Aku punya
dosen yang anti banget sama mahasiswa yang suka titip tandatangan. Tiap selesai
mata kuliah beliau selalu manggil mahasiswanya satu persatu, ya semacam absen
waktu SMK lah. Dan kalau ada yang ketahuan titip absen, mahasiswa yang titip
dan yang dititipin bakal kena sanksi, aku lupa sanksinya apa hehe.
3.
Ekspetasi: Kuliah bebas tugas
Realita: Boro-boro bebas tugas, ada satu mata kuliah yang nggak ada tugas pun sudah
bersyukur banget. Dalam seminggu ada 10 mata kuliah, dan tiap mata kuliah
hampir selalu ada tugas. Kebanyakan sih tugasnya presentasi dan bikin makalah.
Oh my mind my mind.
4.
Ekspetasi: Bakal punya banyak waktu buat
nongkrong di Food Court
Realita: Nggak
sempat nongkrong, nggak sempat turun kebawah. Dan kampusku cuma punya 1 food
court jadi aku lebih sering makan atau
jajan di warung sekitar kampus, itupun kalau kira-kira dosen mata kuliah
berikutnya nggak kiler-kiler amat. Hiks aku mah apa atuh cuma mahasiswi
kelaparan.
Yah begitulah kira-kira kehidupan
kampus, nggak seenak yang dibayangin. Meski begitu, pasti masih banyak kok
hal-hal positif yang bakal di dapatin selama kuliah. So, keep fighting!
![]() |
| sumber |
Yuhuuu~ gamers mana suaranyaaa? Jadi
gamers susah nggak sih? Jadi gamers itu serba
salah. Gamers sering dibilangin gini, “Main game mulu sih? Kayak nggak ada
kerjaan lain aja!” , “Nggak bosen yah main game terus?” , “Jangan main game
mulu, nggak ada manfaatnya tau!” , “Apa enaknya main game sih?”. Bener nggak?
Kalau kamu ngalamin kayak gitu, berarti kita senasib. Ciyee samaan ciyee.
Terus apa yang harus gamers
lakukan? Berhenti main game? Oh gamers nggak bisa berhenti main game haha.
Gamers juga manusia, perlu hiburan. Setelah seharian berkerja, sekolah, kuliah,
bla bla bla, dan kegiatan lainnya, tentu saja manusia perlu merileks-kan diri
dan bersantai untuk melepas penat. Setiap orang punya cara bersantainya
masing-masing. Kalau aku sih, dengan cara main game. Menurut aku, intensitas
main game aku nggak terlalu tinggi, aku juga cuma mainin beberapa game, aku
nggak bisa main Play Station, kayaknya nggak pantes deh di panggil gamers. Tapi
nggak tahu kenapa banyak yg bilang aku gamers. Terus apa salahnya kalau jadi
cewek gamers? Apa salahnya kalau aku main Clash of Clans? Apa salahnya aku main
Counter Strike? Apa salahnya aku main Get Rich? Cuma itu yang aku mainin kok,
aku nggak main DOTA atau yang lain hehe.
![]() |
| Nah lo (sumber) |
Ada nggak yang pacar atau
gebetannya sering ngambek gara-gara kamu main COC mulu? Nah, kalau udah kayak
gitu, aku punya solusinya nih. Kalau pacar atau gebetanmu ngambek biarin aja,
yang penting war harus menang haha Nabila jahat ih. Coba deh ajak pacar atau
gebetanmu main game juga. Sebarkan virus virus gamers haha.
![]() |
| sumber |
Meskipun kamu suka main game,
jangan sampai kamu mengabaikan dunia nyata. Game itu dunia virtual, dan ingat
kamu hidup di dunia nyata bukan dunia virtual. Menjadi gamers itu nggak salah,
yang penting bisa membagi waktu antara dunia nyata dan dunia virtual. Salam
gamers!
Halo jombloers, HTS-ers, dan
Pacaraners. Udah baca judulnya? Eits jangan berkecil hati dulu. Kali ini, aku mau membandingkan antara jomblo,
HTS, dan pacaran dari kacamataku. Ya, meskipun aku nggak pake kacamata.
1.
Jomblo
Jomblo itu bukan
suatu keadaan yang memalukan. Bukan juga
suatu aib yang perlu ditutup-tutupi. Nggak semua jomblo ngenes kok. Coba liat
deh, banyak juga jomblo yang hidupnya senang atau istilah bekennya jomblo
happiness. Menurutku jomblo itu nikmat. Beneran deh. Para jomblowan dan
jomblowati bebas melakukan apa yang mereka inginkan dan mereka sukai. Mau hangout
bareng teman nggak perlu ijin ke gebetan atau pacar. Nggak perlu ngabarin gebetan
tiap jam, menit, detik. Mau chat sama siapapun juga nggak ada yang ngelarang,
nggak perlu takut dikatain selingkuh. Bahkan, mau chat sama pacar orang pun
nggak masalah, toh janur kuning belum melengkung haha. “Jomblo nggak ada yang
merhatiin.” Eits kita masih punya teman, punya sahabat, punya keluarga yang
bisa memberi kita perhatian. Jadi, jangan takut nggak ada yang merhatiin dan
hidup para jomblo jadi terlantar. Itu nggak akan terjadi.
2.
HTS
HTS ini sebenarnya
adalah percampuran antara jomblo dengan pacaran. Iya, nggak jelas gitu. Dibilang pacaran tapi nggak punya status
pacaran, dibilang jomblo tapi kelakuannya udah kayak orang pacaran. Apa enaknya
ber-HTS ria? Enaknya, kita punya seseorang yang memperhatikan kita, dan orang
itu adalah orang yang kita sukai. Selain itu, kita juga masih bisa chat sama
siapapun tanpa dikatai selingkuh. Tapi resikonya, kita dibilang PHP. Biasanya
HTS itu punya peraturan tak tertulis dan tak terucap. Kita harus memperlakukan
gebetan kita layaknya orang pacaran. Mau pergi harus ijin dulu ke gebetan,
harus bales chat dari gebetan, mau ini mau itu mau ono harus bilang ke gebetan.
Disini nih nggak enaknya. Nggak bebas.
3.
Pacaran
Kalau yang ini sih
statusnya udah jelas, berpacaran. Apa untungnya punya pacar? Hampir sama sih
kayak yang HTS tadi, diperhatiin sama orang yang kita sukai, punya tebengan
haha, dan nggak dikatai sebagai jones. Tapi, pacaran itu ribet. Menyatukan dua
orang dengan pemikiran, penalaran, kebutuhan, tujuan, dan keinginan yang
berbeda itu susah, guys. Kemarin aku nemuin gambar tentang pacaran di
instagramnya meme comic indonesia.
![]() |
| sumber |
Selain itu, kalo
kita nggak bales chat dari pacar dibilang nggak peduli, bales chatnya lama
dibilang nyuekin. Kalo mau pergi harus ijin dulu sama pacar, kemana-mana harus
sama pacar, telpon nggak diangkat ngambek, bla bla bla.
Ya segala
sesuatunya punya akibat masing-masing, punya kelebihan dan kekurangan
tersendiri. Itu sih pandangan aku aja yaa, jangan dimasukin hati hihi. Kalau
menurut aku sih, jomblo lebih enak. Hidup jomblo Indonesia!
Tahu Inbox kan? Itu loh acara musik
yang ditayangin di SCTV. Nah, hari sabtu dan minggu kemarin, tanggal 9 - 10 Mei
2015 Inbox hadir di Tegal, tepatnya di Rita Supermall Tegal. Sabtu pagi aku
cuma nonton Inbox di TV, pagi-pagi saja sudah ramai banget, itu orang
berangkatnya jam berapa? Nginep disana kali yah. Mas Epul, kakaknya Indri
berangkat jam setengah 6 dari rumah buat nonton Inbox, eh taunya dia balik lagi
gara-gara disana sudah nggak ada tempat dan nggak boleh masuk. Kasian.
![]() |
| Cuma bisa lihat dari jauh |
Awalnya sih aku nggak pengin lihat,
tapi karena Indri ngajak nonton, akhirnya aku nonton. Aku pulang latihan wisuda
sekitar jam 12.00, karena kebetulan rumahku dekat dengan Rita Supermall, aku
cukup jalan kaki saja. Sampai di Rita Supermall sekitar jam 13.30. Aku kesana
sama Indri, Nurul, dan Suci. Dan apakah yang terjadi disana? Huwaaaahh disana
udah penuh banget. Gara-gara aku datangnya telat jadi nggak boleh masuk,
alhasil cuma bisa liat dari jauh. Itupun masih harus nyelip kesana kemari. Udah
gitu hawanya panas banget. Kebayang kan jam 13.30 di tempat terbuka panasnya
kayak apa? Mungkin karena tim penyelenggaranya terlalu pengertian, mereka sudah
nyiapin mobil pemakan kebakaran buat nyemprotin air ke penonton biar nggak
terlalu panas. It’s okay buat penonton yang lain, tapi nggak banget buat aku.
Aku bawa kamera om, jangan disemprot gitu, nanti kameranya psikopat.
![]() |
| Aduhai penontonnya |
Bintang tamunya ada Hijau Daun,
D’Masiv, Nirwana, Hesty Klepek-Klepek, Utopia, Trio Ubur-Ubur, Rizki-Ridho
D’Academy, Wika Salim, terus yang lainnya aku nggak hafal. Selain itu ada juga
penampilan dari komunitas Cobra Academy, ajang Putri Cilik, dan Dance Icon
Kids. Nggak cuma itu saja loh, disana juga ada bazar. Apa saja yang dijual? Ada
jilbab, payung, aksesoris, kaos, dll.
![]() |
| Bazar |
![]() |
| Bazar |
![]() | |
| Gerai mie instan |
![]() |
| Gerai minuman |
![]() | |
| Gerai sosis |
![]() |
| Suci, Indri, Nurul, Nabiladung |
Subscribe to:
Posts (Atom)
















